Presiden Jokowi Ajak Keluarga Tanami Pekarangan Sebagai Sumber Pangan

0 23

Medan, tintarakyat.com

Seluruh keluarga di Indonesia agar dapat memanfaatkan lahan pekarangan untuk bercocok tanam dan berternak guna memenuhi kebutuhan pangan sehari – hari.

Hal tersebut disampaikan Presiden RI Jokowi pada kegiatan puncak peringatan Hari Keluarga Nasional(Harganas) ke – 29 di Medan, oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional(BKKBN).

“Jangan sampai ada lahan kosong, manfaatkan untuk asupan gizi anak – anak kita,” kata Jokowi, Sabtu(09/07/2022).

Menurut Jokowi, kemandirian pangan bagi Bangsa Indonesia itu sangat penting dan produksi kebutuhan pangan sehari – hari dan tingkatkan asupan gizi anak – anak penting.

Menurut Presiden Jokowi, anak – anak adalah penentu wajah masa depan Indonesia, kalau anak-anak kita pintar, cerdas, bersaing dengan negara lain itu mudah, jikan anak – anak stunting, gizinya nggak baik, nutrisinya nggak tercukupi maka daya bersaing dengan negara – negara lain akan kesulitan.

“Pada para Kepala Daerah, Bupati dan Walikota untuk menggerakkan penanaman lahan pekarangan dengan tanaman pangan, untuk menurunkan prevalensi stunting, perlu kerja keras dan kerja bersama antara masyarakat dengan pemerintah”,pinta Jokowi.

Dimana, jika seluruh keluarga dan masyarakat bergerak dalam upaya penurunan stunting yang saat ini sedangd ilakukan Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kota, maka akan cepat membuahkan hasil serta optimis 2024 target 14 persen tercapai.

“Keluarga adalah pilar kesejahteraan bangsa. Keluarga adalah ekosistem pertama dan utama dalam mengasuh, dalam mendidik, dalam membentuk manusia yang sehat, bergizi, dan berkualitas,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi juga menyebutkan beberapa negara di Afrika dan Asia saat ini mengalami krisis pangan akut akibat perang Rusia – Ukraina.

Sementara itu, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan Harganas merupakan momentum refleksi dan apresiasi negara terhadap peran penting keluarga dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, ditahun 2022 tema yang diusung Harganas yakni “Ayo Cegah Stunting agar Keluarga Bebas Stunting”.

“Tema ini terkait dengan tugas baru dari Presiden kepada BKKBN sebagai koordinator penanganan stunting,” kata Hasto.

Bahwa, target 2024 sebesar 14 persen yang bisa dicapai dengan upaya serius dan kerja keras dari seluruh pihak. Salah satunya melalui kolaborasi lintas sektor sejak dari intervensi hulu-hilir, intervensi spesifik dan sensitif serta pendekatan Pentahelix.

“llangkah RAN Pasti yakni Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting”,kata Hasto.

Implementasi dari RAN Pasti dilaksanakan dalam berbagai upaya, di antaranya pembentukan tim pendamping keluarga berisiko stunting, dalam rangkaian Harganas dilaksanakan Pelayanan KB Sejuta Akseptor pada 15 Juni 2022 dengan pencapaian sebanyak 1,294 juta akseptor baru, Bedah rumah di Belawan dan Deli Serdang.

Puncak peringatan Harganas ke – 29 di Kota Medan, turut dihadiri para Gubernur se – Sumatera, Bupati dan Walikota yang mendapat penghargaan Satya Lencana Wira Karya dan Manggala Karya Kencana kepada Kepala Daerah dan Ketua Tim Penggerak PKK yang berprestasi dalam meningkatkan program pembangunan keluarga berencana.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!