Ketua L.O DPW Perkumpulan MOI Sumut Bantah Terlibat Kontras RI

0 14

Medan-Sumut Tintarakyat.com- Ketua L.O/Hubungan Antar Lembaga DPW Perkumpulan MOI Sumut Roymansyah Putra Nasution membantah perihal pencatutan namanya di organisasi Kontras Republik Indonesia yang dipimpin oleh M.Batubara SI Kom yang juga Ketua Umum KSRI (Komite Sekolah Republik Indonesia).

Perihal pembantahan pencatutan nama beliau dilakukan di Cafe Incek Jalan Amaliun Medan pada Senin(07/06/2021) sekitar pukul 15.00 Wib.Perihal pembantahan tersebut dilakukan agar khalayak ramai ataupun instansi pemerintahan agar memahami bahwa dirinya selaku Ketua L.O di DPW Perkumpulan MOI Sumut tidak pernah terlibat di organisasi PT.Kontras Republik Indonesia tersebut.

Pemberitahuan ini juga dilakukan agar M.Batubara SI Kom agar dapat memperbaiki nama dirinya,sebab antara dirinya dan M.Batubara tidak pernah kenal sebelumnya dan dirinya mengenal M.Batubara melalui Fahmi Handrianto yang merupakan sahabatnya sesama di media.

Dirinya juga mengetahui bahwa KSRI yang dipimpin oleh M.Batubara SI Kom bukanlah organisasi resmi yang berbadan hukum dari Kementerian Pendidikan seperti halnya Dewan Pendidikan.

Tetapi KSRI (Komite Sekolah Republik Indonesia) hanyalah sebuah ormas yang memiliki badan hukum dari Kemankumham.Sebab itulah dirinya merasa dirugikan atas pencatutan namanya dan telah berkonsultasi untuk membuat laporan atas pencatutan namanya tersebut.

Apalagi yang diketahui untuk menjadi seorang pimpinan di KSRI terutama perzona dikenakan tarif 20-40 Juta.Ini dapat dipertanggung jawabkan oleh dirinya.Karena dirinya juga mengetahui hal tersebut.

Ketua Umum KSRI sekaligus Ketua umum PT.Kontras Indonesia M.Batubara SI Kom ketika dihubungi olehnya untuk klarifikasi ternyata sudah memblokir semua nomor WA Roymansyah Putra Nasution dan sekarang pun dirinya menghilang tidak pernah lagi terlihat dikantornya yang terletak di sebuah hotel di Jalan Tengah Kecamatan Medan Kota tersebut.

Mengenai KSRI yang juga diketahuinya,ada pengutipan dana 2.7 Juta/komite benar adanya.Hal tersebut diketahui dari orang yang dapat dipercaya,bahkan baru-baru ini ketika M.Batubara dan timnya menemui salah satu pejabat di satu kabupaten di Sumut,KSRI tidak diterima.

Lebih memalukannya lagi diketahui bahwa M.Batubara SI Kom yang katanya seorang Ketua Umum malah hendak meminjam sejumlah uang yang nilainya fantastis.Bahkan ada juga kabar seorang Ketua Zona yang telah menanamkan uangnya dan meminta kembali uang tersebut,dengan entengnya M.Batubara SI Kom mengatakan sudah habis.

Dengan hadirnya berita ini maka,dirinya ingin agar masyarakat atau khalayak ramai serta instansi pemerintahan tidak mudah percaya dengan segala macam investasi yang berkedok menanam uang seperti ini.Dirinya juga menyarankan agar kepada masyarakat yang merasa dibohongi untuk membuat pengaduan kepada pihak berwajib,agar ini dapat ditanggapi dengan segera.Bahkan yang lebih fantastisnya lagi yakni Ketua Regional Sumatera KSRI saja mundur akibat tidak masuk akalnya perkataan M.Batubara SI Kom yakni menjanjikan apabila terjadinya MOU antara KSRI dan Dinas Pendidikan Kab/Kota maka Perzona yang terdiri dari 4 orang akan mendapatkan mobil Honda HRV.Sedangkan di Dinas Pendidikan Propinsi Sumut saja KSRI ini belum diterima sepenuhnya,gimana mau buat komitment untuk Kab/Kota.

Informasi yang didapat juga,bahwa untuk Regional Jawa-Bali tidak dikenakan biaya seperti yang di Sumatera.Sungguh ironi memang,karena ini tak ubahnya seperti membeli kucing dalam karung.Demikian kata Ketua L.O DPW Perkumpulan MOI tersebut kepada para awak media.(Roy Moi)

20210620_193725 (1)
20210620_200827
20210620_200858
20210620_200608
20210620_200950
20210620_193725 (1) 20210620_200827 20210620_200858 20210620_200608 20210620_200950

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!